http://www.claimfans.com
Tampilkan postingan dengan label Team Work. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Team Work. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Januari 2012

Serasi Cinema


Erupsi Gunung Merapi oktober 2010 lalu tentu saja tidak akan lupa dari ingatan kita, erupsi yang terbesar dari 100 tahun terakhir ini menimbulkan kerugian baik korban jiwa, harta benda maupun infrastruktur desa dan juga sempat menghentikan kegiatan masyarakat yang sudah berjalan selama betahun-tahun. Ribuan warga dalam radius 20 km dari puncak merapi harus mengungsi, dan selama tinggal di barak pengungsian warga pengungsi mengalami berbagai persoalan karena tekanan keadaan waktu itu.

Setelah 3 bulan berada di pengungsian Warga Desa Sidorejo, Kec.Kemalang,Kab. Klaten yang berada di lereng tenggara merapi yang berjarak + 4,5 km  dari puncak merapi ini, penyintas kembali ke rumah masing-masing  dan memulai aktifitas untuk mencukupi kebutuhan mereka.  Juga Banyak lembaga yang masuk ke sidorejo dan membantu mengaktifkan kegiatan-kegiatan  yang mendukung kemajuan desa. Dukungan dari lembaga yang masuk di sidorejo di wujudkan melalui berbagai kegiatan yang bersifat rekreasional; di bidang olah raga dan kesenian, dan edukartif; untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam upaya pengurangan resiko bencana, selain itu juga dilakukan berbagai pelatihan untuk mendukung kegiatan produktif; seperti pelatihan pertanian organik, penbuatan aneka makanan juga pelatihan video dokumenter.

Perekrutan dan pelatihan

Salah satu Dari sekian lembaga yang masuk di sidorejo yaitu Plan Indonesia dan mitra kerjanya yaitu LI (Lestari Indonesia) yang didanai oleh AusAid menyelenggarakan program PIMR (Psychosocial Intervention for Merapi Recovery Project) atau dukungan psikososial tindak lanjut di lereng merapi.  Dengan  mengrekrut kader-kader desa untuk membantu mengaktifkan kegiatan diantaranya LC (Local Cadres) sebutan untuk pendamping anak, PL (Peer Leaders) untuk  sebutan pendamping pemuda, dan PE (Peer Educators) sebutan untuk pendamping dewasa.
Suatu hari ada perwakilan kader desa yang di rekrut Lestari Indonesia di Desa Sidorejo menghubungi lima(5) pemuda yang sudah di pilih untuk mengikuti pelatihan video dokumenter dalam pelaksanaan program pelatihan produktif. Lima pemuda itu adalah Permana yang tinggal di Dusun Petung, Limar Danik yang juga dari Dusun Petung 22/10 sidorejo. Subardi dari Dusun Butuh Kulon . Suwanto dari Dusun Tawang. Dan Trimanto dari Dusun Kaliwuluh. Dan kelima pemuda itu mengikuti pelatihan video dokumenter selama + 1bulan yang dibina oleh Axis Media Inside yang menjadi mitra Lestari Indonesia

Dalam pelatihan banyak yang kami pelajari diantaranya mengenal video dokumenter/karekter media, cara pembuatan film, menyiapkan dan mengolah data, menyusun data ke treatment,tehnik penuturan dan dasar-dasar jurnalis . Selain itu juga pelatihan cara menggunakan kamera, cara mengambil gambar, dan menyusun gambar/editing.              Dalam pelatihan tersebut kami juga prektek membuat film dokumenter sebanyak 2 film. Dalam produksi film pertama kami sudah menyepakati dalam pembuatan film harus mempunyai nama untuk sebuah rumah produksi dan berbagi tugas, adalah Subardi sebagai kameramen, Suwanto sebagai sutradara, Limar Danik sebagai penulis naskah,  Permana sebagai editing dan Trimanto sabagai produser. Dan nama rumah produksi kami SERASI Cinema kependekan dari semangat dan aksi anak sidorejo. Dan film pertama kami bercerita  tentang sekelompok ibu-ibu yang mengembangkan produk makanan olahan di Dusun Kembangan dengan judul Kelompok Makanan Olahan. Memang film tersebut belum memenuhi syarat film dokumenter dan menjadikan semangat kita untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Dan film ke dua kami bercerita tentang kegiatan  yang di dampingi Lestari Indonesia dalam programnya di Sidorejo dengan judul Kader Desaku. Dan film tersebut di putar bersama-sama dalam acara “Nonton Bareng Sderek Merapi” /pemutaran film karya warga lereng merapi yang di selenggarakan secara bersama-sama dengan rumah produksi lain atau peserta pelatihan film dari desa-desa di lereng merapi juga pada acara penutupan pelatihan oleh Axis Media Inside” tutur Permana.

Mengasah Kemampuan


Setelah pelatihan kami sempat berfikir bagaimana cara kami mengembangkan kemampuan yang kami dapat dari pelatihan, apakah pelatihan ini akan sia-sia? Ternyata dari penutupan pelatihan tersebut kami belum di lepas secara bebas, dan kami masih selalu di bimbing dan di tuntun untuk bisa lebih maju. Dan pada suatu saat kami dan juga semua anggora pelatihan dari  3 kabupaten di lereng merapi berkumpul dan berdiskusi tentang pelatihan yang sudah kita dapat, dari situ kita membikin satu jembatan untuk kita saling berinteraksi dan saling tukar pengalaman dalam memproduksi film/berita yang kita dokumenkan/beritakan. Laskar Jurnalis Merapi (LAJUR MERAPI) dan dari Plan Indonesia memberikan kami kesempatan untuk mengasah kemanpuan kami, kami di beri kegiatan utuk memonitoring kegiatan-kegiatan di desa yang di dampingi Lestari Indonesia. Dan tugas kami adalah membuat 2 film dokumenter tentang kegiatan yang sudah berjalan kembali paska erupsi merapi. Dengan di fasilitasi alat berupa triport dan kamera serta memori card dan dari situlah kita belajar membuat film sendiri tanpa di dampingi langsung dari pelatih kami. Kecuali dalam proses editing kita di dampingi dari KATALIS Semarang yang juga mitra Plan Indonesia. Film itu menjadi film ke tiga dan ke empat produksi kami sendiri. Film ke 3 kami dalam judul “semangat yang tak pernah putus” bercerita tentang kegiatan anak-anak yang sudah aktif kembali paska erupsi merapi, yaitu anti (marwanto) salah satu dari peserta kegiatan karawitan anak yang bersemangt sekali untuk mewujudkan impiannya.  Film ke 4 kami berjudul “Ayo Bertani” bercerita tentang kegiatan dewasa yaitu pelatihan yang bersifat produktif. Pelatihan pertanian holtikultura oleh bapak Nuryanto dari Dusun Karang yang pertama kali mencoba mengembangkan holtikultura. Dan setelah berhasil bapak Nuryanto mengajarkan ilmunya kepada petani-petani lain di desa Sidorejo” Tutur Pram

Antusias anggota dan kekompakan dalam memproduksi film yang sudah kita buat menjadikan kami bangga bisa membuat film dan mendokumentasikan kegiatan-kegiatan yang ada di desa kami, namun kami masih merasa kurang puas dan merasa ilmu kami belum cukup dan menjadikan kami bersemangat untuk belajar dan terus belajar. Dan kami akan selalu berusaha untuk lebih maju dan lebih baik lagi dalam memproduksi film dokumenter/ berita. Dan semoga apa yang sudah kami dapatkan dari pelatihan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat umum”.(Prm-LJ/editor: EM-LJ)

free counters

Senin, 09 Januari 2012

Vey


AdI Sulistyo / VEY
Komplek BATAN, BS-6, Babarsari
Depok, Sleman,Yogyakarta
brainess@yahoo.com
(0877-328-38500
Home: 0274 - 487968


Tujuan Bekerja         

Bekerja adalah sarana penyatuan diri dalam tim untuk mengerjakan tugas-tugas mulia bersama, dan peluang untuk mengembangkan diri.

Education     

September 1, 1995 - April 21, 2003, Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, dengan predikat ‘Sarjana Ekonomi’.

 1992-1995, SMAN 1, Kebumen, Jawa Tengah

 1989-1992, SMPN 1, Kebumen, Jawa Tengah

 1983-1989, SDN Kutosari 1, Kebumen, Jawa Tengah


Komunikasi & Kemampuan Komputer

Bahasa            : Indonesian dan Inggris
Komputer        : MS Office, SPSS, Adobe Photoshop, dan Corel, terbiasa  
              mengoperasikan Internet.


Riset & Pengalaman Organisasi

1999-2000, Kontributor Puisi dan Cerpen untuk majalah kampus Fakultas Ilmu Budaya UGM, GETAR “Gethok Tular”

2001, Dec - 2002, Sept: Event Organizer, “Godhong Waru Productions” sebagai Kepala Divisi Kreatif, Jogjakarta.

2002, Penelitian bidang Pemasaran: “The Effects of Attitude and Subjective Norm toward Intention to Purchase” digunakan untuk Skripsi, Jogjakarta.

2002, (Apr – May): “IMG comp” Computer Rental sebagai Customer Service dan Kasir, Jogjakarta.


2003, Apr – 2005, Dec: “Andal Research” sebagai Enumerator & Entry Data, Jogjakarta.

2003, Apr – 2005, Dec: “Andal Research” sebagai Konsultan Tesis bidang Sosial, Jogjakarta.

2004, (July – September): Surveyor dan Enumerator untuk “PT. British American Tobacco tbk.” Jogjakarta.

2004, Sept - 2006, March:  Surveyor, Enumerator, Entry Data, & Konsultan Tesis bidang Sosial untuk “Jaddy & Sons”, Jogjakarta, Kebumen, Surakarta.

2004, Sept - 2006, March:  Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai Asisten Laboratorium Managemen & Komputer, Fakultas Ekonomi, Surakarta.

2006, Sept - 2011:  Surveyor, Enumerator, Entry Data, & Konsultan Tesis bidang Sosial untuk “Radical Youth Consulting”, Jogjakarta dan Kebumen.

2011,  Februari – Maret, Tenaga Entry Data pada Save the Children Jogjakarta.

2010, Okt - 2012:  Admin dan Cyber Reporter Independen untuk “Radical Youth Movement for Merapi Eruption”, Jogjakarta.

Hobi & Minat:
-Membaca
-Menulis
-Rock Music
-Kesusasteraan
-Film  

Jumat, 06 Januari 2012

GlobalFrame Productions

Production

Globalframe merupakan salah satu Production House yang berasal dari kabupaten Sleman yang lebih tepatnya berasal dari Desa Wukirsari. Gobalframe berdiri pada bulan Juni 2011 pada saat adanya pelatihan video dokumenter yang dilaksanakan oleh Axis Media yang bekerjasama dengan Plan Indonesia dan Yayasan Lestari Indonesia pada Program Psychosocial Intervention for Merapi Recovery. Project ini berada di 3 Kabupaten (Sleman-DIY, dan Magelang, Klaten-Jateng) dengan fokus kegiatan di 10 Desa yaitu Desa Wukirsari, Desa Wonokerto (Sleman), Desa Ngargomulyo, Desa Sumber, Desa Sengi, Desa Krinjing, Desa Sengi (Magelang), Desa Balerante, Desa Bawukan, Desa Tegalmulyo dan Desa Sidorejo (Klaten) yang menghasilkan 2 film bertema anak-anak dan dewasa.  Setelah pelatihan dengan didampingi Katalis kami membuat 2 film lagi dengan tema yang sama.
Awal mula crew globalframe production antara lain yaitu :

Riska sebagai Produser dan Penulis skrip yang merupakan ketua dari globalframe
Agus sebagai Sutradara
Andi sebagai Cameramen
Novi sebagai Ass. Cameramen
Yudi sebagai Editor



    Berhubung salah satu crew yaitu Yudi sebagai editor mempunyai tanggungjawab yang tidak bisa ditinggalkan maka editor digantikan oleh Rudi yang bertahan hingga sekarang.

    Kami mengambil nama globalframe karena kami berharap nantinya Production House ini dapat dikenal oleh orang banyak tidak hanya di dalam daerah kami tetapi bisa dikenal di luar daerah kami.

    Dengan adanya globalframe production di Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman ini dapat kami gunakan sebagai wadah untuk berkarya.
    Berkarya tidak terbatas waktu, tempat,bahkan umur atau gender. Siapa pun boleh berkarya, peka terhadap lingkungan karena dari lingkungan banyak hal yang menarik untuk diangkat, diinformasikan dalam bentuk video-audio

    VISI : Menginformasikan hal-hal yang menarik mulai dari yang ada disekitar kita hingga yang berada di luar sekitar kita

    MISI : Mendokumentasikan hal-hal yang menarik, kegiatan-kegiatan, kejadian-kejadian yang menarik dalam bentuk video-audio








    created: R!z-K (GobalFrame)



    free counters

    Followers

    AutoBacklinkGratisFree Promotion LinkFree Smart Automatic BacklinkMalaysia Free Backlink Services MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Auto Backlink Free Automatic Backlink
    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

     
    Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost