http://www.claimfans.com
Tampilkan postingan dengan label Sekitar Kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekitar Kita. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Agustus 2012

Pedagang Jagung Bakar Di Bukit Bintang.

Bapak Aris Setiawan(kiri) dan bapak Sarwanto(kanan) sedang menyiapkan pesanan jagung bakar.






Dewasa ini banyak orang yang mencari peluang usaha untuk memenuhi pokok maupun menambah penghasilan. Salah satunya adalah menjual jagung bakar di tempat-tempat wisata. Bapak Aris Setiawan(30) dan bapak Sarwanto(26) warga dusun plesedan, kelurahan srimulyo, kecamatan piyungan, kabupaten bantul adalah penjual jagung bakar dari beberapa penjual jagung bakar di tempat wisata Bukit Bintang yang berada di bukit Pathuk Piyungan, Bantul.

Demi menghidupi keluarga bapak Aris Setiawan dan bapak Sarwanto rela begadang menjual jagung bakar mulai dari pukul 16:00 sampai pukul 03:00 dinihari. Mereka sudah memulai usahanya ini selama 6 tahun atau setelah gempa di Bantul tahun 2006 yang lalu.

“Kami membeli jagung di pasar induk giwangan yogyakarta, tapi kalau jagung manis lagi sulit kami harus ke muntilan atau boyolali” ungkap Sarwanto bapak satu anak ini (5/8/2012). Setiap hari mereka bisa menghabiskan sekitar 7 sampai 10 kilogram jagung yang di belinya seharga Rp5.000,- per kilogramnya yang berisi tiga samapi empat jagung. Setiap jagung bakar mereka menjualnya dengan harga Rp5.000,-


Selain berjualan jagung bakar Sarwanto dan kakaknya juga menjajakan aneka minuman ringan dan kopi untuk melengkapi barang dagangannya. Setiap hari pendapatan merekan pun tidak menentu, tetapi rata-rata mereka bisa mengantongi laba bersih Rp60.000,- sampai Rp70.000,-. “Tetapi kalau musim hujan pembelinya sering sepi bahkan kita hanya bisa menjual beberapa biji saja” terang Aris Setiawan yang juga menceritakan saat dagangannya sepi pembeli dan mereka sering tidak bisa berjualan karena trotoar tempat mereka berjualan basah dan tergenang air karena kehujanan.(RD/LJ)


Senin, 06 Februari 2012

Fenomena Kesurupan Menjadi Polemik di Tengah Masyarakat


Lajur Merapi-Magelang. Fenomena kesurupan itu menimpa lima gadis yang tiba-tiba tidak sadarkan diri pada hari Senin 06 Januari di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Salaman.


Fenomena kesurupan masih kerap terjadi dan sekaligus menjadi bahan omongan yang menarik bagi sebagian warga masyarakat. Fenomena yang tidak bisa disentuh dengan akal ini, menyebabkan seseorang hilang kendali. Kesurupan merupakan sebuah fenomena disaat seseorang berada di luar kendali dari pikirannya sendiri. Beberapa kalangan mengganggap kesurupan disebabkan oleh kekuatan gaib yang merasuk ke dalam jiwa seseorang.

Fenomena mengenai kesurupan menurut berbagai sumber terjadi ketika seseorang dalam suasana pikiran yang kosong, ada juga ketika seseorang yang sedang dilanda amarah sehingga amarahnya itu tidak bisa dikendalikan oleh dirinya sendiri. Para praktisi  ada yang berpendapat ketika seseorang diluar kendali itu disebabkan adanya timbunan daya prana, daya yang dimiliki oleh setiap individu. Daya ini akan keluar dalam waktu tertentu. Adapun ketika daya ini terpengaruhi oleh energi dari luar, maka seseorang akan hilang ingatan dan tidak tahu menahu mengenai apa yang menimpa dirinya.

Fenomena kesurupan menimpa pada lima gadis pelajar SMP Salaman pada hari Senin 06 Februari 2012 sekitar pukul 10 pagi. Salah satu dari kelima gadis tersebut merupakan warga Dusun Sabrang Desa Kalirejo Salaman Magelang yang dipulangkan ke rumahnya oleh pihak sekolah. Gadis yang berinisial A.M ini sempat di bawa ke dokter, namun dokter mengatakan bahwa gadis ini dalam keadaan sehat.(laporan Ki Tanu Metir via SMS).
Sampai pukul 14.30 WIB pada Senin 06 Februari 2012 gadis ini sudah tersadar namun masih dalam kondisi diam membisu.

Peristiwa yang lebih dikenal dengan istilah kesurupan atau kerasukan jin atau setan ini acap kali menjadi polemik di tengah masyarakat kita yang heterogen. Sehingga sekian persepsi bahkan kontroversi sikap pun meruak dan bermunculan ke permukaan. Ada yang membenarkan dan ada pula yang mengingkari. Bahkan ada pula yang menganggapnya sebagai perkara dusta dan termasuk dari kesyirikan. Berbagai sumber/(BDY-LJ/editor: EM-LJ)

free counters

Jumat, 03 Februari 2012

Jenglot suatu benda yang memiliki energi gaib

Lajur Merapi-Jenglot - Benda pusaka yang mirip dengan manusia ini di namakan Jenglot. Wujudnya percis seperti manusia, namun yang membedakan dengan manusia lainnya ialah, dimilikinya gigi taring, bentuk badannya yang mungil, kuku di tangan dan kaki memanjang, serta rambutnya memanjang pula.


Apa sih benda ini? Menurut banyak orang ini yang dinamakan dengan Jenglot. Lantas karya seni rupa siapa yang pertama kali membuat benda seperti ini? Untuk sebuah karya seni rupa, benda semacam ini tidak ada satu pun sumber yang dapat mengatakan ini adalah buatan manusia. Menurut sumber yang di dapat ini benda berasal dari manusia yang berkisar 1500 tahun silam.


Jenglot atau lebih populer dengan nama Bethara Karang telah lama dikenal sebagian masyarakat yang menggemari koleksi berbagai macam ajimat, pusaka, atau benda-benda keramat bernergi gaib.


“Manusia di zaman dahulu yang memperdalam ilmu kekebalan dan keabadian di masa hidupnya. Setelah meninggal, jasad dan ruhnya tidak di terima oleh bumi dan langit. Ia menderita untuk mencari pengampuanan, namun ia tersesat saat meminta ampunan, hingga ruhnya tersiksa dalam raga yang semakin mengecil”. Pendapat tokoh yang tidak mau disebutkan nama dan alamatnya.

Sumber lain mengatakan bahwa benda yang dinamakan jenglot ini merupakan jelmaan dari Jin kafir yang berupaya untuk menyesatkan jalan hidup manusia.

Percaya atau tidak, hal semacam ini masih ada di lingkungan sekitar kita, segala sesuatunya dikembalikan kepada diri kita masing-masing. (BDY-LJ/foto: Dafiq, Surya/ editor: EM-LJ)

free counters

Followers

AutoBacklinkGratisFree Promotion LinkFree Smart Automatic BacklinkMalaysia Free Backlink Services MAJLIS LINK: Do Follow BacklinkLink Portal Teks TVjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service Free Auto Backlink Free Automatic Backlink
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost